Saturday, April 9, 2016

Cina lu!

Di post yang gue yakin bakal jadi panjang banget ini gue akan menjelaskan tentang Chinese... Ya, tepat sekali! Bahasannya adalah cina. Bagaimana gue menjalani hari sebagai org Chinese di lingkungan yang jarang chinese-nya, Bagaimana gue bisa berkomunikasi dengan mereka, Bagaimana menjadi di posisi gue, Bagaimana gue di habitat asli (?)

Gue pribadi awalnya nggak begitu ngeh sama gini-ginian. Maklum, SD-SMA gue kan swasta yang notebene Chinese-nya bejibun, otomatis gue nggak ngerasa menjadi minoritas. Walaupun gue Chinese, daerah rumah gue itu daerah kumuh, pinggiran kota, jadi selama SD-SMP gue banyak temen orang pribumi. Jawa lah, Padang lah, pokoknya gitu lah, dan sering banget orang-orang ngatain gue 'cina'

Sebagai anak kecil nan polos, gue pernah berfikir, "ya terus kenape?" nah tapi karena pergaulan di sekolah, gue sadar kalo itu adalah sebuah penghinaan. Semenjak itu, orang yang ngatain gue cina, gue tabok abis-abisan, nggak peduli dia anak tetangga kek, anak RT kek, bodo amat!

Beranjak dari situ, SMP gue mulai menutup diri, gue berfikir lebih baik untuk diem dirumah daripada gue main diluar terus dikata-katain. gue sampai kekeuh bilang sama bapak gue untuk ga daftar SMA negeri, padahal SMA negeri itu bagus dan nilai gue mencukupi. Kenapa? ya karena itu tadi, mindset gue berubah semenjak itu, bagi gue yang tradisi dan hal-hal chinese-nya masih kentel banget di keluarga gue, gue terus berfikir kalo semua orang pribumi akan menganggap rendah kami.

SMA gue pun di tempatin di tempat yang lebih cina, di daerah Harmoni, mepet ke glodok. Gue masuk SMK Pariwisata sebenernya. Pas SMK, gue merasa lebih dihargai, pribuminya sedikit di sekolah gue, tapi mereka nggak rasis, nggak nganggep rendah... ya kalo kata-kataan mah ada lah ya... tapi sebatas itu doank, paling manggil "eh cina" ntar di bales "nape fanyin?" tapi no hard feelings at all.

Lulus SMK, gue lanjut kuliah, gue awalnya pengen banget kuliah Sastra Russia, dan yang ada Sastra Russia-nya cuma UI dan UNPAD. Awalnya gue berniat untuk masuk UI, walaupun dalem hati gue takut karena chinesenya pasti dikit, gue pun perlahan mundur, nyokap gue yang maksa gue untuk ikut SNMPTN dan SBMPTN.

Kalo SNMPTN gue ga masalah, SBMPTNnya yang masalah banget! gue harus ikut ujian di salah satu sekolah yang gue nggak pernah denger nama daerahnya! Alhasil saat gue ikut ujian, GUE SATU-SATUNYA YANG MATA SIPIT DENGAN KULIT PUTIH! udeh kayak babi gue di kelas itu. gue deg-degan? JELASS! karena ujiannya? BUKAN! terus? KARENA RAS GUE!

SBMPTN selesai, Pas pengumuman hasil keluar aja gue udah ilang niat, karena gue pikir gue nggak keterima dan gue akan masuk Universitas yang satu yayasan sama SMK gue, eh ternyata.... (un)fortunately gue keterima, di UGM.

Nggak tau harus gimana, Seneng karena itu kan susah masuknya, tapi juga panik karena itu pasti banyak orang pribumi dan gue pasti kena bahan rasisme lagi, akhirnya gue nangis.. ._. Keluarga gue mikir gue nangis karena seneng banget, keterima di UGM, padahal mah.... (isi sendiri)

Setelah mulai ngampus, gue pun makin sadar akan kadar ke-chinese-an gue.Pertama adalah

TATA BAHASA

Tata bahasa gue kadang berbeda dengan mereka, Contohnya

Grammar Indonesia: Gue mau pergi ke sana dulu
Gue: gue ada mau cao ke sana dulu

Grammar Indonesia: Lu sakit? Udah ke dokter? Udah minum obat?
Gue: Lu sakit? Ada ke dokter ga? Lu udah ada minum obat?

Grammar Indonesia: ini pulpen gue
Gue: ini gue punya pulpen

Grammar Indonesia: kalian nunggu dimana? kita mau beli makanan dulu
Gue: lu orang nunggu dimana? gue orang ada mau cao beli makan dulu

Grammar Indonesia: nyalain ACnya sama nyalain TV
Gue: buka ACnya sama buka TVnya.


KOSAKATA

since vocab gue banyak yang nyampur antara Hokkien, Betawi, Slang Indo dan Kekinian, gue harus bisa menyesuaikan dengan teman-teman di kampus.

Orang lain: diem ih!
Gue: Mai luan!

Orang lain: Kesel gue!
Gue: Kek sim!

Orang lain:  gue sama sekali nggak tau itu, tau darimana lu? omong doang!
Gue:  gue nggak ada kepikiran acan, ada tau darimana lu? kongtay lu!

Orang lain: Tante
Gue: Ako

Orang lain: Tante
Gue: Bungko

Orang lain: Tante
Gue: O'i

Orang lain: Tante
Gue: O'o

Orang lain: Tante
Gue: I'i

Dari contoh-contoh diatas, lu tau lah, 3/4 hidup gue habis cuma untuk ngingetin dan mikirin gue harus manggil orang itu apa :')

Belum lagi banyak tradisi Chinese gue yang harus gue tinggalkan di sini. Let say, Cap go meh dan tradisi makan onde-onde.

Tapi disini beda, memang dari seangkatan yang Chinese-nya masih kentel banget keliatan itu gue doank sendiri, tapi! mereka menghargai perbedaan, tetep sih banyak kata-kataan "Cina lu!" ato "Dasar cina!" tapi ya gue bisa bales mereka juga.. ._.

Dan belum berapa lama ini, temen gue pun nanya "kamu tuh, Indo atau totok?" Hm... Pertanyaan yang sulit. karena belum pernah ada yang nanya ini ke gue.

Oke, jadi, Menurut harfiah, Totok itu adalah untuk orang-orang yang masih kentel banget, dan mereka lahir di china, sementara gue, gue adalah orang Indonesia yang kebetulan, kadar chinese gue masih tinggi.

Jadi, buat kalian yang bingung tentang tahapan-tahapan cina itu kayak gimana, gue harap ini bisa membantu untuk mencerahkan pikiran kalian tentang kami, orang-orang peranakan. :D

Ciao!

Sunday, December 27, 2015

UGM - FIB - Sastra Jepang

Mari mengulas dari yang paling awal

UGM alias Universitas Gadjah Mada a.k.a Universitas tertua di Indonesia bisa di sebut juga Universitas yang punya banyak banget event.

.......ya.

Saat masuk universitas, kalian mungkin berfikir akan menjadi tipe KuPu KuPu (Kuliah-Pulang-Kuliah-Pulang) TAPI! semua akan berubah seiring berjalannya aktivitas yang ada di kampus.

Yap... gue merasakan itu. :')

Awal masuk kampus, gue adalah anak cupu, yang cuma kayak KuPu KuPu dan hampir menjurus ke AnSos. Alasannya sederhana, gue dari Jakarta, dimana tingkat individualitasnya tinggi, semua orang berjalan sendiri, no one follow someone.

Dan, setelah 4 bulan ada di kota pelajar ini, gue nggak lagi AnSos, malah sekarang makin mirip KuPu KuPu...
.....
....
.....
..... Malam. ( ̄。 ̄)~zzz

Sekarang mari makin menjurus ke Fakultas..

Fakultas Ilmu Budaya disingkat FIB atau Fakultas Ilmu Bebas dimana lebih mirip Fakultas Ilmu Botani

yang ini..... gue ga ada persiapan mental sama sekali. Fakultas ini kayaknya sangat menjunjung tinggi reboisasi, dimana-mana pohon, sinar mataharinya pun limited edition. gue rasa cuma di Fakultas ini yang walaupun lu udah jalan di tempatnya, tapi muka lu masih bisa ke tampar-tampar sama daun. Cuma di fakultas ini yang ada tanaman merambatnya dan dia berbuah--enggak, bukan semangka, dan sampe sekarang gue nggak tau itu buah apaan.

Oke, ini udah mulai OOT. Let's go back to the main topic. ¬_¬

Kalo universitas punya banyak acara, di fakultas gue, Fakultas Ilmu Budaya, mereka nggak mau kalah. Fakultas ini punya segudang acara annual, dimana di satu sisi gue suka, karena nih fakultas ga pernah sepi tapi, disisi lain, ini sangat melelahkan.

Ada banyak banget acara yang diadain sama nih fakultas, jujur aja, dari dulu gue nggak begitu suka pulang malem, walaupun gue tinggal di Jakarta, tempat dimana anak-anak bocah jalan-jalan di mall jam 9 malem dengan celana pendek yang dikit lagi mirip celana bikini dan tank-top, gue bukan orang yang terlalu suka pergi jam 9 malem dan pulang subuh. (no offense) karena gue lebih suka glundungan di kasur dan tidur.

Let me tell you several of the events

Pra-Inaugurasi

Inaugurasi di fakultas ini beeedaaa banget sama fakultas dan univ lain mungkin. Biasanya kalo Inaugurasi itu pasti deket-deket abis MOS, ya kan? Nah! yang ini, di adainnya beberapa bulan setelah lu masuk sebagai MaBa!

not to mention, dia juga punya Pra event-nya. ini yang pertama, dimana ini kayak event musik dan pensi kecil dan di acara inilah, tema inaugurasi kalian akan dibagikan. Untuk tahun ini, tahun angkatan gue, itu temanya "2115: Seratus Tahun Mendatang" ヽ(゜∇゜)ノ

Next up!

Kirab Budaya

Ini salah satu rangkaian pra event Inaugurasi, dimana kalian, para MaBa, membuat kostum dengan maskot perjurusan dan pada tanggal yang telah ditentukan, kalian akan berparade dengan rute yang sudah di buat. Acara ini seru, seru banget! tapi ya gitu, karena ini diadakan waktu pagi sampai siang, banyak yang lemes, pusing-pusing, ada yang hampir pingsan, tapi korban terbanyak adalah yang kulitnya menjadi eksotis ( ・_・)

dan yang paling ditunggu-tunggu adalah....

Malam Inaugurasi

Acara ini diadain selama 3 hari, Inaugurasi sendiri adalah dimana tiap jurusan membuat pementasan masing-masing, itu boleh berupa apa aja, drama, dance, tari tradisional, menyanyi, accapella, collosal, lawak, lenong, debus, it's up to them. dengan waktu yang diberikan, tahun ini diberikan waktu kotor 25 menit, dan waktu bersih 20 menit. Ini adalah waktu dimana kalian akan semakin mengenal teman-teman jurusan kalian, yep! disinilah kelihatan dan mulai terbongkarnya kartu mereka. Acara ini seru! lebih seru dari kirab, dan karena diadain pas malam hari, acara ini tidak memakan korban banyak :3

tapi pasti setelah 3 hari ini, badan mulai kerasa pegel-pegelnya.... percayalah ಥ⌣ಥ 
Udah sekian dulu.....

Mari kita makin masuk lagi ke dalam jurusan.

Sastra Jepang nama bekennya SasJep di plesetin jadi SAStra Jurusan Event Penuh bisa juga jadi Semua Angkatan Suka Jadwal Event Padet

Acara jurusan ini mungkin lebih sedikit dibanding Fakultas... TAPI tetep aja jangka panjang. Let's start!

1. Nihon go no hi
2. SNSD
3. Benkyou Camp
4. Road To Mangafest
5. Mangafest

Mungkin kalau yang 4 event diatas bisa di garap selama 2-3 bulan sebelumnya, tapi ENGGAK dengan yang terakhir! Meeeennn!

Mangafest is badass! it's an annual big event held by us, it's a national scale event!

Pertama kali masuk ke UGM, dan abis test ACePT, kita diajak ke fakultas masing-masing, sekedar memberi tahu secara singkat jurusan yang diambil, sekaligus ketemu senior-senior.

Senior-senior di jurusan ini lucu-lucu, lucu banget sampai mereka bilang kalau kita adalah panitia inti dari MangaFest. disitu gue mulai cemas. gimana enggak? itu acara gede, terus panitia inti adalah mahasiswa Sastra Jepang itu sendiri dan disisi lain, gue enggak pernah pegang acara, boro-boro jadi panitia, jadi penikmat aja enggak terlalu sering.

TAPI! tenang aja... kita dibimbing dari awal, ya... senpai-senpainya baik, dan di sini, antar angkatan itu lumayan deket satu sama lain, kita sering nongki-nongki bareng, ngobrol dan semacamnya, walaupun enggak dengan semuanya ya...

Besides of the exhausting time we had, elu bakal ngerasain rasanya seneng, puas dan semua-muanya saat event tersebut berjalan lancar, dan needless to say, semakin banyak event yang kalian lewatin bersama, semakin banyak juga masalah yang muncul, semakin terbongkar sikap-sikap temen-temen kalian yang baru, tapi juga elu semakin banyak pengalaman dan semakin solider.

udah... sampe sini dulu aja...

Ciao!

Tuesday, December 22, 2015

A tiny bit of me

Let me introduce myself lamely

Name: Gabriella N. Limarthus

I was born in Jakarta on December 1998, live there, and currently studying Japanese Literature at Gadjah Mada University in Yogyakarta.

Blood type is B and I really act like that. (yeah, you could trust it.)

Contact me:
you won't find me if you are typing my real name on google. try to find me by typing 'GabWhiteDevil', it works!